Beranda / Profil Desa

Profil Desa Singamerta

Sejarah berdirinya desa, visi & misi pemerintahan, serta gambaran wilayah dan kependudukan.

Sejarah

Perjalanan Desa Singamerta

Pada tahun 1980 Singamerta adalah salah satu kampung yang berada di Desa Citerep, yang pada waktu itu dipimpin Kepala Desa Citerep bernama H. Zaenudin. Setelah masa periode Kepala Desa Citerep berakhir pada tahun 1981, Desa Citerep mengalami pemekaran menjadi dua desa, yaitu Desa Citerep dan Desa Singamerta.

Sebelum terpilihnya Kepala Desa Singamerta yang pertama pada tahun 1982, Desa Singamerta sempat dipimpin oleh PJS bernama Abdul Wahid pada tahun 1981. Kemudian pada tahun 1982 diadakan pemilihan Kepala Desa pertama dan terpilihlah H. Zaenudin, yang sebelumnya pernah memimpin Desa Citerep sebelum pemekaran. Beliau memimpin selama satu periode dari tahun 1982 sampai dengan tahun 1989.

Pada tahun 1990 diadakan pemilihan Kepala Desa yang ke-II, sebelumnya dinahkodai oleh PJS bernama Syafei. Terpilihlah Drs. H. Lutfi Nuriman yang memimpin Desa Singamerta selama dua periode, yaitu dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2008.

Di akhir periode Bp. Drs. H. Lutfi Nuriman, diadakan pemilihan Kepala Desa selanjutnya dan terpilihlah Ade Faisal Mabtukhi, SE sebagai Kepala Desa Singamerta yang ke-III dengan masa bakti 2008 sampai dengan 2014. Pada tanggal 3 Juli 2013, Ade Faisal Mabtukhi, SE digantikan sementara oleh Rana Suherna, S.IP, pejabat yang ditugaskan dari Kecamatan Ciruas.

Selanjutnya terpilih Kepala Desa yang ke-IV dengan masa bakti 2016 sampai dengan 2021. Pasca kepemimpinan tersebut, Desa Singamerta mengadakan pesta demokrasi yang ke-V dan terpilihlah Mujahid, S.Kom sebagai Kepala Desa untuk periode 2022 sampai dengan 2027.

Peta Wilayah
Peta wilayah Desa Singamerta

Peta administratif Desa Singamerta beserta pembagian blok wilayah RT/RW.

Visi

“Terwujudnya tatanan masyarakat yang berdaya, mandiri dan sejahtera.”

Motto Desa: "Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe" · Periode 2022 - 2027

Misi
  • 01

    Melakukan penyegaran birokrasi di jajaran aparatur pemerintahan desa untuk peningkatan kinerja agar fungsi pelayanan masyarakat lebih optimal.

  • 02

    Membangun tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab, bersih dan bebas KKN.

  • 03

    Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha rumahan skala mikro berbasis pertanian, peternakan serta potensi desa lainnya.

  • 04

    Membangun sinergitas antar lembaga kemasyarakatan desa dengan segenap unsur masyarakat.

  • 05

    Menumbuhkembangkan usaha masyarakat di tiap kampung hingga terbentuknya Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM).

  • 06

    Membangun dan melestarikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Demografi & Wilayah

Batas, luas, dan letak wilayah

Batas Wilayah Desa
ArahBerbatasan Dengan
Sebelah UtaraDesa Kadikaran
Sebelah SelatanDesa Kaserangan
Sebelah BaratDesa Citerep
Sebelah TimurDesa Beberan
Orbitasi (Jarak Tempuh)
Jarak ke ibu kota kecamatan terdekat900 M
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan10 Menit
Jarak ke ibu kota kabupaten30 KM
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten45 Menit
Penggunaan Lahan (Total 1.659 Ha)
Pertanian 1.133 Ha
Pemukiman 500 Ha
Jalan 20 Ha
Perkantoran 3 Ha
Sekolah 3 Ha
Jumlah Penduduk
Kepala Keluarga 1.242 KK
Laki-laki 2.136 Jiwa
Perempuan 2.065 Jiwa
Jumlah Total 4.201 Jiwa